Ambon – E. Selano, pensiunan asal Ambon ini patut menjadi contoh hidup sehat. Meski usianya telah melebihi satu abad, badannya masih segar bugar. Ia juga tetap bersemangat dalam menjalani kehidupannya sehari-hari.
Meski enggan menceritakan rahasia ia tetap bugar, Kepala Taspen Cabang Ambon Marthon Siregar menebak-nebak, kesederhanaanlah kuncinya. Juga keindahan alam Pulau Haruku yang masih alami dan tidak banyak tersentuh limbah pabrik.
Selain Selano, ada M. Manusama, pensiunan janda yang juga masih bugar. Janda kelahiran 86 silam ini bingung bercampur senang dengan kehadiran kepala cabang Taspen di kediamannya. Ternyata selain Manusama dan Selano, masih banyak pensiunan usia 85 tahun ke atas yang masih kuat beraktivitas sehari-hari.
Kehadiran petugas Taspen di kediaman para pensiunan ini untuk melakukan check on the spot terhadap para penerima pensiun yang berusia 85 tahun ke atas. Tujuannya, untuk mengetahui apakah para penerima pensiun itu masih hidup atau telah wafat.

Selain Pulau Haruku, ada tiga tim lain yang melakukan kegiatan serupa. Dari kegiatan ini ditemukan 47 pensiunan atau sekitar 30 persen dari target penelitian telah meninggal dunia. Terhadap para pensiunan yang telah wafat itu Taspen Cabang Ambon melakukan pemberhentian daftar pembayaran pensiun bulan terakhir. Serta, dibuatkan surat penagihan keterlanjuran bayar pada kantor juru bayar masing-masing pensiun dengan total nilai tagihan mencapai Rp 2 miliar.
Pulau Haruku sendiri merupakan salah satu pulau di gugusan Kepulauan Lease. Jaraknya cukup dekat dari Kota Ambon, yaitu satu jam dengan menggunakan speed boat.
[hms ambon]